Buku Baru: Prospek RTRI Sebagai Pengelola Multipleksing

Oleh Masduki (Dewan Pendiri RPLPP)

Memperkenalkan buku baru:

PROSPEK RTRI SEBAGAI PENGELOLA MULTIPLEKSING

Buku ini ditulis oleh peneliti ahli bidang politik Sekretariat Jenderal DPR RI sekaligus pendamping ahli Komisi I DPR dalam perumusan RUU Penyiaran, Drs. Ahmad Budiman, M.Pd. Budiman adalah sosok peneliti yang tekun, informan, ’juru bicara’ yang baik dan ’kamus berjalan’ di kalangan para peneliti yang memerlukan data bergerak terkait regulasi penyiaran, termasuk saya pada periode 2014-2019.

Dengan latarbelakang ini, maka dapat dipastikan buku yang ditulisnya merefleksikan dua posisi sekaligus: selaku peneliti media yang mencoba memahami situasi empirik di RRI/TVRI selama 2018-2019, menuangkannya dalam laporan berseri dan selaku observer-partisipan/terlibat dalam dialektika gagasan kelembagaan RRI/TVRI di kalangan politisi Komisi I.

Buku ini terbit pada saat yang tepat ketika masyarakat sipil di sektor penyiaran sedang galau terkait masa depan dua lembaga penyiaran nasional terbesar di Indonesia: RRI dan TVRI.

Ada dua isu pokok yang dikupas: Pertama, bagaimana gagasan konseptual dan kelembagaan terkait Radio Televisi Republik Indonesia (RTRI) yang di-’gadang-gadang’ akan menjadi entitas baru hasil peleburan dua lembaga media diatas. Kedua, –apabila gagasan RTRI—nantinya terwujud, apakah lembaga media baru ini siap menjadi pemegang mandat pengelola multipleks. Istilah multipleks merujuk pada kewenangan mengelola mux tunggal frekuensi digital, apabila switch off analog nantinya berjalan lancar.

Buku akademik yang memberi perhatian kepada penyiaran publik terutama RRI/TVRI harus diakui masih langka. Mayoritas riset terkait penyiaran adalah riset tentang televisi/radio komersial.

Padahal, jika kita meyakini bahwa jawaban atas krisis informasi yang berkualitas di media penyiaran adalah hadirnya lembaga media publik yang kuat dan profesional, dunia akademis seharusnya mencermati problematika RRI/TVRI sebagai bekas lembaga pemerintah dan proses transformasinya yang sangat lamban menuju RTRI. Nah, buku ini bisa menjadi rujukan awal bagi kita yang bermimpi segera hadirnya RTRI.

Selamat dan terima kasih kepada pak Ahmad Budiman atas karya bukunya yang inspiratif.

Anda kini bisa membacanya secara digital dengan klik tautan berikut: VERSI DIGITAL

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.